"Sekarang kan baru dari Merak sampai Brebes Timur. Saya target dan memang proses sudah berjalan sekarang, jadi dari Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Semarang, Desember ini pembebasan lahan tuntas," kata dia ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (14/7/2016).
Ditemui terpisah, Kepala Subdirektorat Pengadaan Tanah Direktorat Jenderal Bina Marga, Herry Marzuki mengatakan, percepatan pembebasan lahan bisa dilakukan lantaran sebagian besar lahan yang akan dilintasi jalan tol sampai Semarang sudah bisa dibebaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dikasih target untuk secepatnya. Dan saya sendiri menargetkan Desember tanah bisa selesai semua. Atau minimal badan usah tidak akan terkendala masalah tanah untuk pekerjaan fisik. Minimal sampai Semarang itu sudah lean concrete atau LC ya (sudah dibeton dasar). Jadi biar nggak terjadi kemacetan," kata dia.
Dengan adanya tambahan panjang jalan tol yang dapat dilintasi ini diharapkan macet horor yang sempat terjadi di Brexit bisa diurai.
"Kalau sekarang kan baru sampai Brebes. Semua numpuk yang di Brebes yang mau ke Tegal, ke Pekalongan makanya kemarin macet horor. Kalau jalan itu bisa sampai Semarang, nanti yang turun Brebes bisa berkurang. Karena terurai dengan yang turun Tegal berkurang, Pekalongan berkurang. Artinya sampai Semarang tidak terlalu banyak," tandasnya. (dna/drk)











































