Bulog saat ini telah mengimpor 2.000 ton jeroan sapi sejak menjelang bulan puasa kemarin. Jeroan-jeroan sapi ini diimpor dari Australia.
"Dari Australia sudah semenjak menjelang puasa kemarin," ujar Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti kepada detikFinance, di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (14/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hati-hati kalau jeroan ya karena kita nggak mau jeroan yang nggak higienis sehingga dari tim pemeriksaan itu yang masih bagus dari Australia," ungkap Djarot.
Ia juga menambahkan, jeroan-jeroan sapi ini sebagian telah didistribusikan ke pasar sejak menjelang Lebaran kemarin.
"Sudah mulai didistribusikan juga ke pasar sebagian tapi jumlah detilnya saya lupa, sebagian besar didistribusikan ke pasar di Jakarta," tutup Djarot (hns/hns)











































