"Pertumbuhan ekonomi 2017 kami proyeksi mencapai 5,2-5,6%," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dalam rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/7/2016).
Agus menjelaskan, ekonomi tahun depan tetap akan ditopang oleh permintaan konsumsi domestik dan penguatan investasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi ekspor, Agus menilai, ada perbaikan meskipun tidak terlalu signifikan. Ini seiring dengan optimisme terhadap perekonomian global, yang diperkirakan tumbuh 3,3% atau lebih tinggi dibandingkan proyeksi tahun ini.
"Pertumbuhan ekspor masih akan tumbuh tapi terbatas," ujar Agus.
Inflasi, Agus memproyeksikan, bisa terjaga pada level 4±1%. Proyeksi ini sama dengan asumsi dalam APBN P 2016 yang sebesar 4±1%, dengan kecenderungan inflasi berada di level 3%.
"Inflasi diproyeksi sebesar 4±1%," terang Agus. (mkl/drk)










































