Kedatangan Amran disambut oleh sejumlah kesenian daerah Jepara. Setelah itu, Amran menjajal mesin panen padi Combine Quick Harvester.
"Hari ini kita sudah panen gadu. Rencana kita selesai panen langsung kita tanam. Kenapa kita harus turun langsung bulan Juli-September, karena ini jatuhnya panen Desember-Februari. Kalau Juli-September luas tambah tanamnya kecil, panennya jadi paceklik. Kita target 3 bulan ke depan minimal 1 juta sebulan. Jadi tidak ada lagi cerita musim paceklik di Indonesia," ucapnya usai menjajal mesin Combine Quick Harvester di Desa Batu Kali, Jepara, Kamis (14/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah alat dan mesin pertanian pun diberikan kepada para petani sebagai bantuan untuk mendukung kegiatan pertanian di Kabupaten Jepara. Amran pun sempat memberikan tambahan bibit jagung gratis sebagai permintaan maaf atas keterlambatannya.
Amran terlambat karena sempat dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana, di sela-sela kunjungan kerjanya itu.
"Aku harus bayar karena aku terlambat. Jagung kami berikan tambah 10 ribu. Ini jagungnya gratis bibit dan herbisidanya," ucapnya.
Dalam sambutannya, Ia juga bercerita bagaimana usaha Pemerintah untuk memantau ketersediaan dan harga pangan nasional sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional.
"Kami mengajak berproduksi, kami mengajak berdaulat pangan. Negara kita besar, negara kita kaya. Dan kami yakin pasti kita bisa berdaulat," tandasnya.
"Aku nggak mundur, mempertahankan saudaraku. Kami lama miskin 20 tahun. Kami rasakan apa yang Bapak rasakan. Bahkan saya berdoa kalau pun ada Menteri Pertanian berikutnya, mudah-mudahan yang pernah miskin biar tahu perasaan dan penderitaan petani," pungkasnya.
Sesaat sebelum meninggalkan lokasi acara, Amran pun meminta untuk berfoto bersama dengan sejumlah penari yang menyambut kedatangannya. Sontak Ia memberikan bantuan berupa satu unit mesin panen padi untuk satu kelompok penari ini.
"Tolong berikan combine harvester supaya ada pendapatan tiap hari. Sambil menari nanti bisa dapat beras tiap hari. Nanti ada combine harvester ya," tutupnya. (hns/hns)











































