"Saya juga heran, bayangkan mereka impor sapi kecil-kecil kemudian digemukkan di sini. Tapi kemudian jika dibandingkan dengan harga sapi siap potong dengan berat yang sama, harganya jauh lebih mahal 30%," ucap Agung kepada detikFinance, Jumat (15/7/2016).
"Pasti ada yang main. Banyak permainan di feedloter, padahal tujuan impor bakalan kan agar digemukkan di dalam negeri, menggerakkan ekonomi, serap tenaga kerja, dagingnya bisa lebih murah. Lah kok malah kebalik? Kalau bukan ada yang main, apa lagi dong?" tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Menteri ingin harga bisa turun. Supaya tidak ada yang main-main di penggemukan, jadi dibuka sajalah. Silakan yang mau impor penggemukan silakan, yang mau impor siap potong silakan," tandas Agung. (hns/hns)











































