Renovasi Bandara Sultan Thaha Jambi, AP II 'Guyur' Rp 319 M

Renovasi Bandara Sultan Thaha Jambi, AP II 'Guyur' Rp 319 M

Muhamad Usman - detikFinance
Kamis, 21 Jul 2016 12:00 WIB
Renovasi Bandara Sultan Thaha Jambi, AP II Guyur Rp 319 M
Foto: Muhamad Usman
Jambi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandara Sultan Thaha, Jambi, Kamis (20/7/2016). Peresmian dilaksanakan di sela-sela kunjungan Jokowi ke Jambi untuk menghadiri perayaan Hari Koperasi Nasional ke-69.

Saat meresmikan bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero) ini, Jokowi mengharapkan Bandara Sultan Thaha bisa menjadi contoh proyek rintisan pengembangan bandara kecil oleh BUMN.

Didampingi Gubernur Jambi Zumi Zola dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, Jokowi melihat dari dekat panel dan maket Bandara Sultan Thaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Budi Karya, proyek Bandara Sultan Thaha meliputi overlay runway setebal 10 cm, kemudian pengembangan terminal penumpang seluas 35.000 meter persegi dan parkir seluas 26.500 meter persegi dengan kapasitas 436 mobil dan 415 sepeda motor.



Terminal baru ini mampu menampung 1,6 juta penumpang per tahun. Proyek pengembangan Bandara Sultan Thaha menelan total biaya Rp 319 miliar.

"Pembangunan Terminal Penumpang dan Fasilitas Parkir Bandara Sultan Thaha yang baru itu menelan biaya sesuai nilai kontrak Rp 126 miliar, pembangunan apron Rp 110 miliar, pembangunan tower dan gedung operasi Rp 16 miliar, dan pembangunan fasilitas pokok dan penunjang lainnya Rp 67 miliar," jelas Budi Karya Sumadi di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Kamis (21/7/2016).



Dengan selesainya pengembangan bandara ini, Budi Karya menargetkan pergerakan pesawat di Bandara Sultan Thaha bisa menjadi mencapai 70 pesawat per hari.

"Saat ini pergerakannya 46 pesawat, 23 take off, 23 landing. Saya targetkan Bandara Sultan Thaha harus bisa 70," kata Budi.



Budi Karya menambahkan, Bandara Sultan Thaha yang baru tersebut akan menjadi proyek rintisan pengembangan bandara-bandara kecil yang dikelola Angkasa Pura II.



"Bandara tersebut juga akan berperan memperkuat bandara internasional seperti Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten," ujarnya.




(feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads