Bandara Sultan Thaha Mau Layani Penerbangan Internasional, Ini Syaratnya

Bandara Sultan Thaha Mau Layani Penerbangan Internasional, Ini Syaratnya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 21 Jul 2016 16:53 WIB
Bandara Sultan Thaha Mau Layani Penerbangan Internasional, Ini Syaratnya
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jambi - Bandara Sultan Thaha di Jambi sudah memiliki terminal baru sejak Desember 2015 lalu. Dengan demikian daya tampung penumpang meningkat dari 700.000 penumpang per tahun menjadi 1,6 juta penumpang per tahun.

Mobilitas masyarakat dari dan ke Jambi beberapa tahun belakangan ini juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Lantas adakah rencana Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi, untuk menjadi bandara internasional, dibutuhkan daya tampung penumpang minimal 3 juta per tahunnya. Melihat dari peningkatan jumlah penumpang, dirinya optimistis bahwa Bandara Sultan Thaha akan bisa melayani penerbangan internasional 4 tahun mendatang.

"Ini seperti juga demand and supply pada titik di atas 3 juta layak bandara itu. Kita masih ada waktu 4 sampai 5 tahun untuk melakukan itu," jelas Budi di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Kamis (21/7/2016).

Saat ini, Bandara Sultan Thaha baru bisa menampung 1,6 juta penumpang per tahunnya. Dengan rencana proyek yang akan terus dikembangkan secara bertahap, rute internasional nantinya dapat dilayani.

"Kita akan menghitung investasi bertahap. Mungkin tahun depan 1 juta dulu, tahun depan 1 juta lagi sehingga ini kaya rumah tumbuh," kata Budi.

Selain itu, tentu masih ada persyaratan lainnya agar masyarakat Jambi dapat dengan mudah terbang ke luar negeri tanpa perlu transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Sedangkan yang sangat difokuskan saat ini adalah menambah kapasitas bandara menjadi 3 juta penumpang.

"Kalau sekarang 1,6 juta karena biasanya ada rasio tertentu. Kita kan punya contoh di Padang, Kualanamu. Rule of time-nya itu kalau sudah di atas 3 juta," tutup Budi.


(feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads