Mengapa tetap mahal?
detikFinance mendatangi Pasar Jatinegara, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (25/7/2016). Salah satu pedagang sapi, Abdullah (62) menjual dagangannya sekitar Rp 110.000 hingga Rp 120.000 per kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya bisa dijual sekitar Rp 80.000 hingga Rp 90.000 bisa di dapatkan, tetapi itu harga sebelum dibersihkan, belum tentu untung. Kalau pedagang bakso atau yang lain kan maunya sudah dibersihkan. Kalau ini sudah di bersihkan dari tukang jagalnya potongannya sudah mahal," ujarnya kepada detikFinance di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (25/7/2016).
![]() |
Selain itu, Pria yang telah berjualan di Pasar Jatinegara selama 15 tahun itu mengeluhkan harga daging sapi yang mahal dari pengusaha atau feedloter. Menurutnya, harga daging seharusnya bisa lebih murah jika pemerintah langsung mensuplai ke pedagang pasar tanpa melalui perantara yang panjang.
"Kalau pemerintah langsung memasukkan dagingnya ke pedagang mungkin bisa lebih murah. Kalau lewat pengusaha bukan dari pemerintah agak mahal. Mungkin bisa lebih murah kalau bantuan dari pemerintah langsung ke pasar atau gudangnya, kalau stok ini belinya di pengusaha," tambahnya. (feb/feb)












































