Hari ini, Sofyan kembali masuk dalam daftar pergantian menteri. Posisinya kembali digeser oleh Jokowi menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR).
"Ada istilah tentara, saya prajurit, di manapun saya ditugaskan saya laksanakan, yang terpenting bagaimana menciptakan nilai tambah di manapun kita ditugaskan," kata Sofyan saat ditanyakan perasaannya perihal pergantian menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku tidak akan mengubah tatanan yang sudah dibangun oleh menteri sebelumnya. Bilamana ada program yang masih tersendat, maka akan didorong untuk percepatan.
"Pokoknya apa yang sudah bagus yang sudah diletakkan dasar oleh pak Ferry kita lanjutkan, mana yang kurang cepat kita percepat. Yang paling penting adalah reformasi agraria," terang Sofyan.
"Jadi misalnya bagaimana kita memberikan sertifikat sebanyak mungkin kepada rakyat. Karena kalau sertifikat itu menjadi aset ekonomi yang produktif. Banyak sekali rakyat kita nggak bisa dapatkan akses ke perbankan karena properti mereka, tanah mereka tidak punya sertifikat," pungkasnya. (mkl/feb)











































