Dengan mengenakan jas hitam, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1989 ini tiba bersama istrinya di Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pukul 17.00 WIB untuk acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri ESDM.
Kedatangan Arcandra langsung disambut oleh Sudirman bersama istri dan para pejabat eselon I Kementerian ESDM. Mereka lalu menuju ke Gedung Utama Kementerian ESDM untuk upacara sertijab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat giliran Arcandra memberikan sambutan, dia mengungkapkan, dirinya dipanggil pulang ke tanah air oleh Jokowi untuk mengemban tugas berat memimpin sektor ESDM. Meski berat, amanah itu diterimanya karena merupakan tugas negara.
Arcandra meminta dukungan dari semua pihak, terutama jajaran Kementerian ESDM, agar dapat menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM dengan baik.
"Saya dipanggil pulang setelah lebih dari 20 tahun menetap di AS. Saya menyadari begitu berat tapi saya yakin dengan jajaran ESDM Insya Allah tugas ini bisa menjadi lebih ringan," ujarnya.
Dia berjanji akan melanjutkan transformasi di sektor ESDM supaya Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat energi, dan kekayaan energi bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
"Menurut hemat saya, transformasi ESDM adalah keharusan, bukan pilihan, dalam rangka membangun kedaulatan bangsa dalam menghadapi persaingan antar negara, antar kawasan, antar benua. Kita harus menjamin manfaat untuk rakyat, menjamin kedaulatan energi dari segi pengelolaan, suplai, manfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (drk/drk)










































