Jokowi akan memberikan pengarahan terkait dengan program pengampunan pajak atau tax amnesty, yang telah dimulai sejak beberapa waktu lalu.
"Presiden akan memberikan arahan kepada pegawai Ditjen Pajak sampai Kepala KPP tentang tax amnesty," kata Hestu Yoga, Direktur P2 Humas Ditjen Pajak kepada detikFinance, Kamis (28/7/2016)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Jokowi nantinya akan didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Dirjen Pajak Ken Dwijugeastiadi. Hadir juga sejumlah direksi bank BUMN, seperti Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo, Dirut BNI Achmad Baiquni, dan Dirut BTN Maryono.
Seperti diketahui, dalam rapat paripurna yang berlangsung kemarin, Jokowi menyampaikan keluhan para calon peserta tax amnesty. Jokowi pun memberikan peringatan kepada otoritas pajak.
"Saya ingin memberikan peringatan kepada Dirjen Pajak dan Menkeu masih banyak komplain mengenai pelayanan di desk yang ada. Ada yang datang orangnya tidak ada, ada yang datang di KPP, ada yang datang orangnya ada tapi tidak bisa menjelaskan secara detil hal yang ditanyakan," ungkap Jokowi membuka rapat.
Ini yang kemudian dijadikan alasan bagi Jokowi untuk menggelar pertemuan ini. Diharapkan pada waktu yang tersisa, program tax amnesty akan berjalan dengan baik.
"Saya minta diperbaiki dan nanti hari Kamis besok saya panggil KPP semua dihadirkan dan saya akan bicara langsung. Ini harus berhasil. Tax amnesty harus berhasil," terangnya. (mkl/wdl)











































