Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, harga rata-rata GKP di tingkat petani sebesar Rp 4.376/kg atau turun 2,79%.
"Juga terjadi penurunan harga di penggilingan dari gabah kering giling (GKG) sebesar 0,92% dengan harga harga rata-rata Rp 5.380/kg. Ini karena memang musim dan cuaca sedang bagus, yang tadinya kering turun hujan. Biasanya panen gadu, sekarang panen biasa di Juli," ujarnya di kantor BPS, Jakarta, Senin (1/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga yang turun tersebut ikut membuat harga beras di tingkat penggilingan turun. Untuk rara-rata harga beras medium mengalami penurunan dari Rp 8.963/kg menjadi Rp 8.931/kg. Beras kualitas rendah turun dari Rp 8.582/kg menjadi Rp 8.558/kg. Hanya beras premium yang naik dari Rp 9.354/kg menjadi Rp 9.374/kg.
Meski demikian, penurunan harga di petani dan penggilingan tidak terjadi di tingkat pedagang. Harga beras pada Juli 2016 malah naik sebesar 0,5%.
"Beras juga mengalami kenaikan 0,5% dengan bobot 3,84%, sementara andilnya 0,02% pada inflasi pada Juli sebesar 0,69%. Paling tinggi kenaikan di Pare-pare sebesar 6%," terang Suryamin.
"Itu memang pengaruh puasa dan Lebaran memang besar sekali. Sehingga ada kenaikan di beras," tambahnya. (drk/drk)











































