BPS: Lonjakan Harga Pangan Terjadi di Tingkat Pedagang

BPS: Lonjakan Harga Pangan Terjadi di Tingkat Pedagang

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 01 Agu 2016 18:05 WIB
BPS: Lonjakan Harga Pangan Terjadi di Tingkat Pedagang
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi yang terjadi di bulan Juli 2016 sebesar 0,69%. Bahan pangan masih jadi penyumbang terbesar pada level inflasi dengan kenaikan 1,12%.

Kepala BPS, Suryamin, mengungkapkan kenaikan harga pangan yang terjadi sepanjang Juli lalu paling banyak disebabkan lonjakan harga di tingkat pedagang.

"Untuk komoditas pertanian IHPB (indek harga perdagangan besar) perubahan Juli dan Juni 2016 sebesar 2,45%, dan andil inflasi 0,47%. Ada kenaikan tinggi di grosir dan pedagang lainnya," kata Suryamin di kantor BPS, Jakarta, Senin (1/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kaya contohnya, walau harga gabah turun di petani sebagai produsen, tapi di pedagang karena puasa dinaik-naikkan karena yang beli banyak. Mumpung lah, tapi semoga ini tidak terjadi terus-menerus," tambahnya.

Sebagai pembanding, Suryamin memaparkan, indeks harga produsen (IHP) dalam hal ini di level produsen, hanya mengalami kenaikan sebesar 0,18% di triwulan II 2016 ketimbang triwulan I 2016. Atau 1,19% (year on year) dari triwulan II 2015.

"Di tingkat produsen itu naiknya sedikit. Jadi kalau ada yang barang jadi mahal, yang naikkan tinggi artinya ada di pedagang. Saya hanya punya data triwulannya. Jadi di produsen naik sedikit, tapi di pedagang naiknya tinggi sekali," ungkap Suryamin. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads