Ini Rencana BKPM Genjot Investor dari China

Ini Rencana BKPM Genjot Investor dari China

Yulida Medistiara - detikFinance
Senin, 08 Agu 2016 12:26 WIB
Ini Rencana BKPM Genjot Investor dari China
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pemerintah tengah mendorong investasi asing masuk ke Indonesia untuk menggerakan ekonomi. Kepala BKPM Thomas Lembong menyebut akan menggunakan strategi jangka pendek melalui industri pariwisata, baja, hingga petrokimia.

"Saya kira jangka pendek. Kita harus lihat rencana yang strategis yang dibutuhkan seperti di industri seperti baja, petrokimia, itu kan fondasi dari pembangunan ekonomi. Ada industri logam dan plastik juga demikan," ujar Thomas Lembong, di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2016).

"Saya sih mau lihat sektor pariwisata, kita sudah menjalankan program 10 bali baru (destinasi baru seperti bali). Kalau melihat tren regional di mana banyak kelas menengah di Tiongkok (China) dan India saya kira pariwisata sangat menjanjikan bagi Indonesia," imbuh Lembong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, sebelumnya pada tahun 2012 China berada di rangking ke-14 investor yang datang ke Indonesia, tetapi kini berada di peringkat nomor 4.

Strategi itu yang dilakukan pemerintah untuk menarik investor China masuk ke Indonesia, kebanyakan investasi tersebut masuk melalui Hong Kong.

"Sebelum Presiden Jokowi menjabat 2 tahun yang lalu, Tiongkok diranking 14 dari investor internasional ke Indonesia sekarang 2 tahun kemudian Tiongkok menduduki rangking nomor 4. Jadi banyak investasi Tiongkok masuk lewat Hong Kong. Ini menjadi tren yang menjanjikan membuktikan bahwa upaya Presiden untuk mempromosikan investasi Indonesia ke China cukup berhasil. Jadi kerja-kerja presiden dan kabinet untuk promosi dan menjalin kerja keras tercermin pada angka-angka Tiongkok yang terus meningkat," ujar Tom. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads