Jokowi: Deklarasi Harta Tax Amnesty Baru Rp 9,9 Triliun

Jokowi: Deklarasi Harta Tax Amnesty Baru Rp 9,9 Triliun

Masnurdiansyah - detikFinance
Senin, 08 Agu 2016 18:23 WIB
Jokowi: Deklarasi Harta Tax Amnesty Baru Rp 9,9 Triliun
Foto: Masnurdiansyah
Bandung - Pemerintah saat ini tengah berusaha keras agar program pengampunan pajak (tax amnesty) berjalan lancar. Partisipasi warga negara khususnya para pengusaha di Jawa Barat, sangat dibutuhkan dalam program tax amnesty ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut di triwulan pertama tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,94%. Di triwulan kedua pertumbuhan ekonomi kembali meningkat 5,18%.

"Ini uang tax amnesty belum masuk, belum. Kalau nanti berbondong-bondong uang yang masuk nanti kita lihat ekonomi negara kita," ujarnya dalam kegiatan Sosialisasi Amnesti Pajak di Grand Ball Room Hotel Intercontinental, Dago Pakar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (8/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi pun memberikan kabar baik di hadapan ribuan pengusaha Jawa Barat yang hadir dalam kegiatan tersebut, terkait dengan harta yang telah dideklarasikan oleh pemerintah.

"Saya berikan informasi, sampai hari ini harta yang telah dideklarasi baru Rp 9,9 triliun. Sekarang tinggal yang belum-belum akan segara digarap," jelas Presiden.

Seraya menambahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang turut hadir dalam kegiatan amnesti pajak kali ini berharap jika harta yang saat ini telah dideklarasikan sebesar Rp 9,9 triliun akan bisa terus bertambah untuk memenuhi target yang dicapai.

"Seperti yang disebut kan tadi oleh Bapak Presiden ada sekitar Rp 9 triliun yang telah dideklarasikan bagus, dapat tepuk tangan tapi kurang panjang, makanya kita harapkan bisa mencapai Rp 5.000 triliun, baru bisa berikan tepuk tangan yang panjang," lanjutnya.

Sri Mulyani pun meminta kepada masyarakat agar para pengusaha di Jawa Barat, bisa ikut berpartisipasi dalam program amnesti pajak.

"Jadi kalau ibu dan bapak tidak bayar, nanti saya yang susah. Meskipun Bapak Presiden memonitor langsung tapi tetap nanya ke saya," tambah Sri. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads