Ekonomi China Melambat, Indonesia Harus Bagaimana?

Ekonomi China Melambat, Indonesia Harus Bagaimana?

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 09 Agu 2016 18:20 WIB
Ekonomi China Melambat, Indonesia Harus Bagaimana?
Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Ekonomi China terus mengalami perlambatan dari semula di atas 10% menjadi hanya 6,7% pada kuartal I-2016. Bila kondisi perlambatan ini berlanjut, permintaan barang impor ke dalam negara tersebut akan ikut menurun.

Akibatnya, ekspor dari Indonesia yang selama ini mengandalkan negara China juga akan ikut terganggu.

Merespon kondisi tersebut, Kementerian Perencaan Pembangunan (PPN/Bappenas) merekomendasikan agar pemerintah mulai mencari mitra dagang baru sebagai negara tujuan ekspor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut dimaksudkan agar, bila ekonomi China kembali mengalami perlambatan, dampaknya ke Indonesia tidak akan terlalu besar.

"Antisipasi yang dapat dilakukan melalui diversifikasi tujuan ekspor yang lebih masif (lebih luas), terutama ke negara-negara yang pertumbuhan ekonominya meningkat," kata Deputi bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Leonard VH Tampubolon.

Rekomendasi tersebut disampaikan dalam kesimpulan acara Round Table Discussion yang digelar di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Dalam rekomendasi tersebut, disebutkan nama sejumlah negara yang bisa dijadikan mitra dagang baru tujuan ekspor Indonesia.

"Bisa memanfaatkan peluang pasar negara-negara Asean yang ekonominya tumbuh tinggi seperti Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos dan Filipina," kata dia. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads