Follow detikFinance
Kamis 11 Aug 2016, 17:59 WIB

Kemenhub Minta Stasiun LRT Adhi Karya di Tengah Sawah Dipindah

Muhammad Idris - detikFinance
Kemenhub Minta Stasiun LRT Adhi Karya di Tengah Sawah Dipindah Foto: Muhamad Damar Wicaksono
Jakarta - Pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) terus dikebut oleh PT Adhi Karya Tbk (Persero). Kedua koridor LRT yang dibangun yakni rute Cawang-Cibubur dan Cawang-Bekasi Timur.

Namun, pembangunan salah satu stasiunnya, yakni Stasiun Jaticempaka trase Cawang-Bekasi Timur, dikritik lantaran dibangun bukan di kantong penumpang seperti pemukiman, tapi dibuat di tengah sawah.

"Saya lihat itu kenapa stasiun LRT Jaticempaka itu jauh dari pusat penumpang. Itu jauh di tengah sawah, kenapa malah stasiun LRT dibangun di tengah sawah, apa ada penumpangnya," kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Elly Adrian Sinaga, saat bertemu dengan perwakilan LRT Adhi Karya di kantornya, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Stasiun Jaticempaka yang masuk Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi ini sendiri terletak di areal persawahan, dan merupakan satu dari dari 6 stasiun yang direncanakan yakni Bekasi Timur, Cikunir, Jatibening, Halim, dan stasiun pemberhentian Cawang.

Masih soal stasiun, Elly juga menyoroti kenapa rencana pembangunan stasiun LRT BUMN karya itu tidak diintegrasikan menjadi satu dengan stasiun LRT yang dibangun BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), yang juga membangun stasiun di Dukuh Atas.

"Kenapa tidak satu stasiun saja, orang sama-sama LRT. Di Dukuh Atas ada stasiun LRT yang mau dibangun DKI Jakarta lewat Jakpro, satu lagi dibangun Adhi Karya. Bikin satu stasiun saja, dibuat jadi satu," ujarnya.

Menurut Elly, BPJT sudah meminta keduanya agar membangun satu stasiun LRT secara keroyokan ketimbang membangun sendiri-sendiri.

"Bikin detailnya satu stasiun saja, saya minta itu. Itu mereka harus setuju (disatukan). Bikin detailnya untuk integrasi fisik, nggak boleh dipagar-pagar. Pengadaan tanah bareng-bareng, tinggal sewa jangka panjang, operating cost bisa bareng-bareng," tandas Elly.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata menuturkan, pemilihan lokasi semua stasiun sudah melewati koordinasi dengan semua pihak, termasuk Kementerian Perhubungan.

"Pemilihan stasiun di Jaticempaka sudah sesuai prosedur. Pastinya ada di situ lokasinya sudah koordinasikan dengan instansi-instansi terkait, daerah dan Kementerian Perhubungan. Itu kan rencana awal stasiun, kalau memang perlu digeser kan masih bisa dikoordinasikan lagi dengan semua pihak. Intinya kita koordinasi saja soal letak stasiun di mana pun," kata Syahgolang. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed