Bappenas: Dulu RI Terima Bantuan, Sekarang Sudah Jadi Negara Donor

Bappenas: Dulu RI Terima Bantuan, Sekarang Sudah Jadi Negara Donor

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 12 Agu 2016 10:50 WIB
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Meski berstatus negara berkembang, Indonesia terlibat aktif sebagai negara yang rajin memberikan bantuan pada sejumlah negara-negara di Asia, Pasifik, Amerika, dan Afrika. Hal tersebut dilakukan lewat Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST).

"Indonesia tak lagi hanya sebagai negara penerima bantuan, tapi saat ini sudah jadi negara pemberi banyak bantuan atau negara donor," kata Imron Bulkin, Sekretaris Menteri PPN/Bappenas saat peluncuran Laporan Tahunan KSST di kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Dalam catatan Bappenas, sepanjang tahun 2000-2013, pemerintah sudah menggelontorkan bantuan senilai US$ 56 juta lewat program KSST dengan jumlah implementasi 700 program. Sementara untuk tahun 2014, dana yang dikucurkan untuk program bantuan sebesar US$ 1,18 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bentuk-bentuk bantuan lebih difokuskan pada program pelatihan teknis di sejumlah negara berkembang seperti inseminasi buatan, pengolahan pertanian, teknologi permesinan, pertahanan, dan infrastruktur.

"Ini sejalan dengan konteks pembangunan nasional untuk berperan aktif dalam pergaulan internasional. Sekaligus memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam kerjasama internasional," jelas Imron.

Beberapa negara yang disasar antara lain di kawasan Pasifik seperti Fiji, Papua Nugini, Samoa. Kawasan Afrika yakni Tanzania, Kenya, Ethiopia, dan Afrika Selatan.

Kemudian di kawasan Asia yakni Palestina, Timor Leste, Laos, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Sri Lanka. (feb/feb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads