Sambut 17 Agustus, Rini Perintahkan Bos-bos BUMN Lakukan Hal Ini

Sambut 17 Agustus, Rini Perintahkan Bos-bos BUMN Lakukan Hal Ini

Muhammad Damar Wicaksono - detikFinance
Jumat, 12 Agu 2016 14:00 WIB
Sambut 17 Agustus, Rini Perintahkan Bos-bos BUMN Lakukan Hal Ini
Foto: Muhammad Damar Wicaksono
Jakarta - Ulang tahun Kemerdekaan Indonesia tinggal 5 hari lagi, yakni jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Mengisi peringatan hari kemerdekaan ke-71 RI, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberi perintah kepada Direksi dari 119 Perusahaan Pelat Merah untuk melakukan berbagai kegiatan.

Hal ini disampaikan Rini saat acara Press Conference di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (12/8/2016). Hadir juga para Direksi BUMN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertemuan ini hanya ingin memberikan kabar program BUMN dengan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71, karena minggu depan merayakan kemerdekaan. Seperti tahun lalu kita merayakan kemerdekaan maka BUMN melakukan program ke-34 di provinsi, pada waktu itu CEO-CEO kami (BUMN) mendapatkan tugas di beberapa daerah untuk merayakan 17 Agustus," ujar Rini.

Program pertama, BUMN menyelenggarakan program Siswa Mengenal Nusantara. Program ini dibiayai oleh BUMN.

"Program siswa mengenal nusantara, siswa satu provinsi kita biayai dan membuat program untuk mereka lihat provinsi lain. Jadi 34 provinsi berputar-putar dari satu provinsi ke provinsi lain, dan ternyata itu sangat baik. Saya mendapatkan feedback yang baik dari para siswa," sebutnya.



Program lain yang ditugaskan ialah 'Bedah Rumah' untuk veteran. Rumah-rumah para pejuang kemerdekaan yang tak layak huni akan direnovasi dan dibiayai oleh BUMN.

"Selain itu, dalam perayaan kemerdekaan kita sudah memulai di beberapa tempat seperti gerak jalan kemudian malam nonton bareng, lalu ada pasar murah dan pasar murah kita akan lakukan di 34 provinsi. Di setiap provinsi ada 1.000 paket. Dengan paket hanya membayar Rp 25.000 tapi paket itu nilainya Rp 150.000," paparnya.

Untuk para Chief Executive Officer (CEO) BUMN, Rini memberi tantangan. Tantangannya ialah mengajar alias menjadi guru untuk Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kita juga buat lomba-lomba, ada program namanya BUMN mengajar. Kita minta Direksi BUMN itu menyisihkan waktu untuk mengajar SMA, jadi kita komunikasi dengan pemerintah daerah untuk memilih SMA yang mana untuk kita lakukan dan Alhamdulillah sudah berjalan dan report-nya sangat baik," katanya.

Rini juga memerintahkan perusahaan pelat merah mendukung program elektrifikasi. Meski hal tersebut bagian dari tugas PT PLN, Rini memandang BUMN listrik itu tak bisa bekerja sendiri.

"Di dalam program 17 Agustus tahun ini akan ada 41.000 rumah yang akan kita sambungkan listriknya kepada masyarakat kurang mampu," tambahnya. (feb/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads