Dalam fungsinya, Jokowi menjelaskan bahwa Bappenas akan menangani pembiayaan investasi non Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Tadi saya juga sudah membicarakan juga dengan Pak Menteri Bappenas mengenai pembiayaan investasi non APBN," kata Jokowi dalam pembukaan rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (12/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kita akan pisahkan yang APBN atau investasi pemerintah nanti dikerjakan oleh Menkeu sebagai CFO dan untuk yang pembiayaan investasi non APBN mungikin nanti CIO dari Bappenas biar garisnya menjadi jelas," paparnya.
Targetnya proyek-proyek yang sudah direncanakan saat terealisasi lebih cepat.
"Kita harapkan dengan ini saya kira pembiayaan investasi non APBN ini bisa mempercepat proyek-proyek yang ada. Saya kira tadi juga sudah dirinci secara detail kira-kira investasi apa dan lokasinya dimana secara baik oleh Pak Mentri Bappenas," terang Jokowi.
"Dan kita harapkan kebutuhan investasi baik infrastruktur atau industri ini betul-betul bisa kita kejar dengan cepat karena pola-pola yang kita gunakan berbeda dengan pembiayaan ekuitas," ujarnya. (mkl/ang)











































