Pada periode yang sama tahun lalu, realisasi ekspor babi US$ 4,63 juta atau ada penurunan 1,15%.
"Indonesia ekspor babi, nilainya US$ 4,58 juta," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (15/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo, menambahkan negara tujuan ekspor babi adalah Singapura. Sementara daerah asal ekspor adalah Batam.
"Warnanya putih kemerahan. Tidak ekspor ke negara lain, cuma ekspor babi hidup dari Batam ke Singapura. Kan lokasinya juga dekat, sehingga tidak perlu ongkos mahal, jadi ekspor harga babi hidup murah," papar Sasmito pada kesempatan yang sama. (mkl/hns)











































