"Dalam koordinasi Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), sekarang (tahun 2016) ada 612.000 penerima PKH (Program Keluarga Harapan) bisa di-support non tunai. Tahun depan (2017) target kita meningkat jadi 3 juta penerima bisa dilakukan non tunai," kata Kofifah ditemui di Taman bermain, Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).
Khofifah menambahkan, pemberian bantuan sosial secara non tunai dapat mendukung upaya penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tunai, apakah kita bisa memastikan kalau yang kita berikan 100, yang diterima masyarakat 100 juga? Belum lagi ada risiko tidak tepat waktu. Harusnya awal bulan, ternyata awal bulan belum datang dan sebagainya," tandas dia.
Data Bank Indonesia menunjukkan, di tahun 2017 mendatang, tidak kurang Rp 158 triliun dialokasikan untuk perlindungan sosial.
"Itu angka yang besar dan harus dikawal. Kalau masih dilakukan secara tunai, bagaimana kita memastikan bantuan itu diterima oleh orang yang tepat," kata Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo dalam kesempatan yang sama. (dna/feb)











































