Mendag Ingin Kuota Impor Sapi Bakalan Tak Dibatasi, Tapi Ada Syaratnya

Mendag Ingin Kuota Impor Sapi Bakalan Tak Dibatasi, Tapi Ada Syaratnya

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2016 18:43 WIB
Mendag Ingin Kuota Impor Sapi Bakalan Tak Dibatasi, Tapi Ada Syaratnya
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, menyebut rencananya merevisi izin batasan impor kuota sapi bakalan bisa jadi win-win solution dalam upaya percepatan swasembada sapi. Menurutnya, dalam aturan izin impor yang masih digodok tersebut, perusahaan penggemukan sapi (feedloter) bisa mengajukan kuota impor berapa pun.

Dengan catatan, menjalankan kewajiban usaha pembibitan sapi.

"Saya bilang berapa pun minta saya kasih, tidak terbatas. Asal ya, berapa mau bikin ranch-nya (peternakan), berapa sapi bibitnya, berapa mau bikin ternaknya," ucap Enggar ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara spesifik, sambung Enggar, dirinya belum bisa menjelaskan kapan dan skema pemberian kuota izin impor sapi yang akan diberlakukan nanti.

"Tapi yang pasti syaratnya dia (feedloter) jadi peternak sapi. Jadi mau sapi bibitan itu dari daging, atau sapi susu. Impor berapa pun saya kasih, tapi harus buktikan punya rencana, harus punya roadmap-nya," ujar menteri asal Partai Nasdem ini.

Terkait wacana barunya mengatur izin impor sapi bakalan tersebut, Enggar juga akan mengubah skema pengeluaran izin impor dari setiap triwulan, menjadi setahun. Izin impor yang berlaku setahun ini diharapkan memudahkan feedloter dalam perencanaan pengadaan sapi, sehingga bisa didapat harga sapi bakalan yang lebih murah. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads