"Kita sudah siap sapinya. Sudah banyak. Itu artinya, jangan khawatir untuk Idul Adha ini, sudah kita siapkan. Kita bersama Kementerian Pertanian sedang menyiapkan dan menghitung itu," kata Enggar ditemui Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (18/9/2016).
Soal cara penambahan sapi khusus untuk Idul Adha ini, kata dia, bukan berarti pemerintah menambah lewat impor sapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enggar menuturkan, meski tercukupi, harga yang naik saat Idul Adha merupakan hal yang wajar. Dia memberi contoh lonjakan harga yang terjadi pada kambing.
"Harga kambing meningkat kan wajar-wajar saja, memang begitu, apalagi semakin dekat dengan harinya. Makanya kalau mau beli, yah beli dari sekarang. Jangan beli pas H-1, atau Anda beli pas H+1, sudah normal lagi tuh," pungkasnya. (hns/hns)











































