Metode penyaluran ini membuat penyaluran bansos lebih tepat sasaran karena langsung diterima oleh rumah tangga sasaran (RTS) dan bebas pemotongan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab.
"Contohnya seperti penyaluran beras. Sebelum menggunakan kartu, yang tadinya harus dapat 15 liter, ternyata hanya dapat 8 liter karena pembagian di level bawah yang tidak transparan. Tapi kalau pakai kartu, patokan RTS dapat berapa? Sudah jelas," ujar Kepada Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di Kantornya, Jakarta, Jumat (19/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sekarang, karena lebih tepat sasaran, kesejahteraan masyarakat yang ada di level bawah juga meningkat. Ini yang bikin kesenjangan menurun," tegas dia. (dna/feb)











































