Banyak Tanggungan, Artis Berharap Ada Keringanan Pajak

Banyak Tanggungan, Artis Berharap Ada Keringanan Pajak

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 23 Agu 2016 17:32 WIB
Banyak Tanggungan, Artis Berharap Ada Keringanan Pajak
Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini menggelar sosialisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Musisi senior Yovie Widianto menyambut baik sosialisasi ini. Ia juga memberi masukan kepada pembuat kebijakan sektor perpajakan.

"Kalau dulu ada slogan jangan tanya apa yang negara berikan, tapi tanya apa yang kamu sudah berikan pada negara. Saya rasa itu sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang, karena sekarang semua orang ingin memberi untuk negara. Sekarang apa yang bisa diberikan negara kepa pembayar pajak, itu menjadi masalah tersendiri," kata dia dalam acara sosialisasi tersebut, Selasa (23/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk profesi artis, kata dia, insentif alias stimulus pajak dapat diberikan diberikan dalam bentuk misalnya potongan pajak bagi artis yang menanggung biaya hidup orang tuanya atau artis yang menanggung biaya sekolah anaknya hingga perguruan tinggi.

"Seperti di Amerika Serikat. Kalau ada stimulus, tentu kami mau sukarela bayar pajak," sambung dia.

Masukan ini, menurut Yovie, tidak berlebihan lantaran profesi artis tidak seperti pekerjaan lain yang ada jaminan hari tuanya alias pensiun. Ia pun berharap agar petugas pajak tidak lagi memperlakukan artis sebagai pengemplang pajak yang tidak mau menunaikan kewajibannya.

"Karena kalau artis kemudian kaya dan hidup makmur bukan karena mereka berbuat kejahatan tapi memang itu yang dia dapat. Justru kalau orang bergaji tapi hartanya lebih besar dari gajinya itu yang perlu dicurigai," kata dia.

Selama ini, kata Yovie, kalangan artis sering kali cemas ketika berurusan dengan pegawai pajak. Alih-alih diberikan pembinaan apa lagi diberi insentif mereka malah lebih sering ditagih pajak seperti orang yang ditagih utang oleh debt collector.

Padahal, kalangan artis atau pekerja seni ini menurutnya bukan tidak mau membayar pajak. Mereka hanya tidak mengetahui bagaimana cara menghitung kewajiban pajak mereka dan mereka butuh pembinaan.

"Jadi tolong teman-teman pajak jangan lagi menjadikan artis ini dikejar-kejar sehingga membuat takut. Tapi tolong dijadikan rekan," simpul dia.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Tim Sosialisasi Amnesti Pajak, Sirmu mengakui, profesi artis memang tergolong unik lantaran tidak ada patokan khusus berapa besar pendapatan yang mereka peroleh. Masukan seperti itu akan menjadi pertimbangan pemerintah.

"Memang perlu dipikirkan solusi bersama agar tidak ada yang merasa dirugikan," tutur dia.

Bersama dengan itu, ia juga mengajak kalangan artis untuk mulai memperbaiki administrasi perpajakannya memanfaatkan program pengampunan pajak.

"Ada nggak artis yang belum punya NPWP? Kata mas Anang, ada. Ini momen yang baik untuk ikut tax amnesty. Ada juga artis yang punya NPWP tapi nggak pernah lapor SPT, ini juga saat tepat untuk ikut tax amnesty," pungkas dia. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads