Namun, seringkali potensi tangkapan ikan yang melimpah terkendala terbatasnya sarana pendukung industri perikanan. Salah satunya adalah cold storage atau fasilitas pendingin ikan untuk menjaga kesegaran ikan.
Kehadiran cold storage di setiap titik distribusi amat dibutuhkan untuk menjaga kesegaran ikan lebih lama sampai ke pembeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, sekarang supaya industri berkembang otomatis ikannya harus disimpan dalam keadaan baik. Bisa disimpan dengan baik dalam waktu yang panjang tentu saja membutuhkan ruang pendingin dan dibekukan kemudian disimpan di ruang pendingin. Ini yang kita butuhkan dalam waktu dekat," tambahnya.
Cold storage sangat dibutuhkan terlebih lagi saat hasil tangkapan nelayan melimpah di tempat pelelangan. Hasil tangkapan ini tidak bisa dibawa seluruhnya untuk didistribusikan sehingga dibutuhkan ruang pendingin untuk menjaga kesegarannya lebih lama lagi.
"Saat musim ikan pada saat tangkapan berlimpah karena terbatasnya sarana dan prasarana pendingin kita tadi. Kedua karena jalur distribusinya itu kalau ke daerah terpencil sulit umumnya," kata Nilanto.
Dirinya menambahkan, rantai distribusi ikan dari tempat pelelangan relatif pendek. Untuk ikan yang dijual dengan harga murah seperti ikan kembung hingga ikan selar hanya membutuhkan beberapa tangan saja untuk sampai ke konsumen.
Sedangkan untuk ikan dengan kategori besar dibutuhkan waktu yang agak lama untuk sampai di konsumen sehingga dibutuhkan cold storage.
"Itu tergantung beberapa lokasi dan jenis ikannya. Jadi ada yang langsung ke pasar kalau misalnya ikan pelagis kecil ikan yang relatif murah jadi langsung," tutur Nilanto. (drk/drk)











































