Follow detikFinance
Minggu 28 Aug 2016, 11:29 WIB

Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Mulai Menjamur di Jakarta

Muhammad Idris - detikFinance
Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Mulai Menjamur di Jakarta Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Dua belas September mendatang, umat muslim akan menyambut Hari Raya Idul Adha. Deretan kandang sapi berjejeran di balik pagar pembatas sebuah tanah lapang di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat. Hanya sebuah spanduk kuning bertuliskan pusat penjualan hewan kurban, dan papan penunjuk arah di sebuah gang yang memuat satu mobil yang jadi petunjuk.

Di situlah Sugiharto menyewa lahan untuk dijadikan penampungan sekitar seratusan ekor sapi yang dijual khusus sebagai hewan kurban. Bau tumpukan rumput dan kotoran sapi langsung menyeruak begitu masuk ke lapangan yang disulap menjadi kandang sapi tersebut.

"Sudah dua minggu berjualan di sini, baru tutup setelah hari H nanti," kata Sugiharto ditemui detikFinance di pusat penjualan sapinya, di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Pusat, Minggu (28/8/2016).

Selain kandang tenda, dirinya juga membangun gubuk sementara yang dipakai sebagai tempat istirahat 4 orang pekerjanya. Berikut 'kantor penjualan' berupa meja dan 4 kursi lipat untuk melayani pembeli di bawah pohon besar.


Saat ini, ada 73 sapi di kandang yang terbuat dari bambu dengan atap terpal plastik berwarna biru miliknya yang diberi nama BIK Kurban, singkatan dari Bina Insan Kamil, nama sebuah pesantren yang dikelolanya di Rawasari, Jakarta Pusat.

Dia menyebutkan, masih ada pengiriman puluhan sapi dan kambing yang masih dalam perjalanan ke Jakarta.

"Ini cabang pertama, ada 2 cabang lagi yakni di Cibubur dan satunya di Bogor," ujar Sugiharto.


Menurut Sugiharto, di pusat penjualan hewan kurban yang dikelolanya, sapi termahal dijualnya seharga Rp 36 juta dengan berat 600 kilogram. Sementara untuk yang termurah dibanderol seharga Rp 15 juta dengan bobot 250 kilogram.

"Yang harga Rp 15 juta kebetulan sudah sold out, itu yang paling dicari sama takmir-takmir masjid. Kemudian yang paling laris kedua yakni yang ukuran 300 kilogram seharga Rp 17 juta. Sampai saat ini sudah terjual 80 ekor," ujar pria asal Magelang ini.


Dia merinci, setiap sapi dijual dengan harga berbeda tergantung waktu pembeliannya. Membeli di awal, pihaknya memberi diskon harga, dengan biaya rumput dan pemeliharaan sampai hari Idul Adha.


Sementara harga pasaran untuk kambing kurban misalnya, seekor kambing seberat 50 kilogram dijual seharga Rp 5 juta, ukuran 40 kilogram seharga 4 juta, 35 kilogram seharga Rp 3,5 juta, dan paling murah dengan berat 25 kilogram yang dipatok Rp 2,5 juta.

"Tahun-tahun sebelumya selalu habis sapinya. Alhamdulillah hampir nggak pernah sisa, selalu habis terjual," tutupnya.

(drk/drk)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed