Tom Lembong Kejar Investor Sampai ke Korsel

Laporan dari Busan

Tom Lembong Kejar Investor Sampai ke Korsel

M Aji Surya - detikFinance
Senin, 29 Agu 2016 12:40 WIB
Tom Lembong Kejar Investor Sampai ke Korsel
Foto: M Aji Surya
Busan - Keterbukaan dan kompetisi (openness and competitiveness), dua kata kunci Presiden Jokowi untuk membangun ekonomi Indonesia yang lebih maju kata Thomas Lembong, Kepala BKPM saat menjadi Keynote Speaker pada Bisnis Forum di Busan, Korea Selatan, Jumat 26 Agustus 2016.

Acara bertajuk Indonesia Business Forum: Investment Opportunities in Manufacturing Sector tersebut digelar di Lotte Hotel Busan dan dihadiri 100 pengusaha papan atas dan investor potensial sektor manufaktur di Korea.

Pria yang akrab disapa Tom ini memaparkan tentang potensi industri manufaktur dan padat karya di Indonesia, deregulasi serta paket kebijakan ekonomi Pemerintah yang membuat Indonesia menjadi lebih kondusif dan investor-friendly.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paparan Tom disambut antusias oleh pebisnis Korea yang hadir. Acara diisi dengan diskusi panel yang menampilkan Ikmal Lukman, Direktur Promosi Sektoral BKPM, Lili Soleh Wartadipraja, Kepala BKPMD Jatim dan Mr. Shim Man Kee, Ketua Asosiasi Perusahaan Sepatu Korea di Indonesia. Bertindak selaku moderator Vedi Buana, Korfung Ekonomi KBRI Seoul.

Pada kesempatan di Busan, Tom didampingi Imam Soejoedi, Pejabat Promosi Investasi di Korea, juga lakukan one on one meeting dengan beberapa pimpinan perusahaan besar Korea. Tom juga sudah dijadwalkan melakukan beberapa pertemuan penting lainnya di Seoul dengan Chairman perusahaan utama Korea yang akan berinvestasi dan mengembangkan usahanya di Indonesia.

Acara dibuka oleh Duta Besar John A. Prasetio. Dalam sambutannya, John menyebut Korea merupakan mitra penting bagi Indonesia. Ini diwujudkan dengan kunjungan kerja pertama kali ke luar negeri oleh Tom selaku Kepala BKPM yang baru dilantik bulan lalu, yaitu ke Korea Selatan.

John juga menyampaikan mengenai angka pertumbuhan kuartal kedua 2016 Indonesia sebesar 5,2% berdasarkan laporan Bank Dunia baru-baru ini yang menunjukkan hasil nyata proses reformasi ekonomi.

John menjabarkan mengenai hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Korea bulan Mei yang lalu. Pada kunjungan kenegaraan tersebut, Presiden Joko Widodo secara khusus menekankan Republik Korea sebagai mitra Indonesia dalam percepatan industrialisasi.

President Busan Chamber of Commerce menyebutkan bahwa hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi Indonesia - Korea terjalin dengan sangat baik. Dengan modal hubungan mesra tersebut, pihaknya meyakini hubungan ekonomi kedua negara ke depan akan semakin erat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads