Ini Alasan Pemerintah Mengimpor Sapi dari Meksiko

Ini Alasan Pemerintah Mengimpor Sapi dari Meksiko

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 30 Agu 2016 13:21 WIB
Ini Alasan Pemerintah Mengimpor Sapi dari Meksiko
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah membuka impor sapi dari Meksiko. Selama ini, impor sapi selalu bergantung pada Australia, baik daging sapi beku, sapi bakalan, maupun sapi indukan betina.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengungkapkan, pembukaan opsi rekomendasi impor sapi dari Meksiko dilakukan lantaran pihaknya ingin mempercepat target swasembada daging sapi.

Negara Amerika Latin tersebut dipilih untuk mendatangkan lebih banyak sapi indukan betina. Selain itu, pemerintah Meksiko juga menawarkan harga yang lebih murah ketimbang sapi yang dibeli dari Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Murah. Kemudian untuk bakalan dan indukan, dan indukannya Insya Allah kita impor juga. Karena kita butuh indukan untuk jangka panjang. Supaya mempercepat tambahan produksi sapi," jelas Amran ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Amran tidak merinci berapa selisih harga yang ditawarkan Meksiko dibandingkan dengan harga sapi dari Australia.

Dia menargetkan, jika proses pengadaannya sudah siap, pengapalan pertama sapi impor asal Meksiko sudah bisa tiba di akhir 2016. Pengapalan sapi asal Meksiko yang melintasi Samudera Pasifik sendiri membutuhkan waktu sekitar 40 hari perjalanan laut.

"Moga-moga ini tahun sudah jalan," kata menteri asal Bone, Sulawesi Selatan ini.

Sebelumnya, Direktur Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah merampungkan rekomendasi penunjukan peternakan di Meksiko yang sapinya bisa didatangkan ke Indonesia.

"Rekomendasi September-Desember, tapi kalau rekomendasi untuk penetapan peternak sudah selesai. Kan sebelum rekomendasi impor sapi, tempat asalnya sapi harus sudah ditunjuk dulu, diverifikasi," kata Ketut.

Kementan, lanjut dia, masih mempertimbangkan kuota yang bisa diberikan dengan pemberian rekomendasi impor sapi asal Meksiko. Termasuk apakah impor sapi bakalan atau sapi betina indukan.

Pertimbangan lainnya, negara Amerika Latin tersebut juga dinyatakan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Bakalan atau sama indukan, tapi saya belum tahu jumlahnya. (impor) akan dilakukan swasta, Meksiko sudah bebas PMK. Di Meksiko populasi (sapi) 29 juta ekor," jelas Ketut. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads