Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyatakan dirinya akan membersihkan Ditjen Pajak dan memulihkan citranya di mata masyarakat. Bila ini terjadi, maka masyarakat akan rela membayar pajaknya dengan tidak berat hati, seperti situasi yang ada sekarang.
"Ada jajaran pajak yang sangat greedy (rakus). Waktu satu dua orang, waktu kasus yang sangat terkenal itu, Gayus, melukai seluruh aparat pajak yang sudah bekerja baik. Mereka jauh lebih terluka daripada semua anda yang marah. Semakin anda marah, semakin mereka yang baik terluka," kata Sri Mulyani di depan mahasiswa dan pengajar di kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Kmais (1/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan melakukan, saya akan coba, saya minta dukungan, dorongan dan waktu. Tapi saya akan coba accountable. Tapi in return, penuhi kewajiban sebagai warga republik ini. Bayar pajak, laporkan pajak secara benar. No matter how painful, karena anda punya sesuatu yang akan diambil oleh negara," ujar Sri Mulyani.
"Sama seperti beratnya rakyat untuk membayar pajak, sama beratnya bagi kami untuk mereformasi Ditjen Pajak dan jajarannya, sehingga kalau di dalam seluruh komunikasi di media sosial, dia selalu dijadikan alasan, saya nggak rela bayar pajak karena tingkah laku dari aparat," imbuh lulusan Fakultas Ekonomi UI Tahun 1986 ini. (wdl/hns)











































