Enggartiasto yang memiliki latar belakang pengusaha tersebut, menggunakan waktu transit untuk menjual potensi Indonesia selama hampir 3 jam dalam sebuah Forum Bisnis yang diselenggarakan di Wisma Duta Besar Kedutaan Besar RI di Bangkok.
Forum bisnis dimaksud dapat dikatakan efektif. Maklum, walaupun diselenggarakan pada hari libur dan dipersiapkan dalam waktu hanya dua hari setelah mendapat berita mengenai transit Enggartiasto di Bangkok, Forum dihadiri para pemimpin perusahaan/CEO dari 24 perusahaan Thailand yang bergerak dalam berbagai bidang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Ahmad Rusdi, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para pemimpin puncak peruasahaan Thailand untuk menghadiri Forum Bisnis tersebut.
"Kami sangat menghargai kehadiran para pemimpin perusahaan Thailand pada Forum Bisnis, walaupun diselenggarakan pada hari Minggu dan undangan baru dikirim dua hari lalu", ujar Ahmad dalam sambutan pembukaan Forum tersebut seeprti dikutip dari siaran pers, Senin (5/9/2016).
Dalam sambutan singkatnya, Enggartiasto menyampaikan hal-hal strategis yang terkait dengan peluang dan iklim usaha di Indonesia yang semakin menarik antara lain, stabilitas politik dan iklim demokrasi yang baik, paket deregulasi ekonomi yang semakin mempermudah dunia perdagangan dan investasi, dan peningkatan pesat pembangunan infrastruktur guna mendukung pertumbuhan dan daya saing ekonomi Indonesia.
Sementara itu, para pemimpin perusahaan Thailand dalam sesi diskusi umumnya mengemukakan mengenai besarnya potensi bisnis di Indonesia dan keinginan untuk mengembangkan perdagangan dan investasi di Indonesia.
Sedangkan beberapa hal yang ditanyakan para pengusaha Thailand antara lain isu working permit (izin bekerja) untuk para pekerja yang menyertai investasi negara tesebut di Indonesia, kebijakan perdagangan komoditi, pembangunan infrastruktur, dan hal-hal lain yang terkait dengan kebijakan investasi.
Terhadap pertanyaan tersebut, Enggartiasto menjawab dengan lugas mengenai kebijakan Pemerintah RI saat ini yang pro pasar dan mempermudah investasi luar negeri. Enggartiasto juga mendorong masuknya investasi yang memberikan nilai tambah dari Thailand termasuk dalam industri gula, pengolahan kelapa, serta dalam industri hospitality.
"Forum ini cukup efektif karena dapat mendengar pandangan, keinginan, dan termasuk keluhan langsung dari para pemimpin perusahaan besar di Thailand," ujar Enggartiasto.
![]() |












































