Sebanyak 9.500 ton daging sapi akan disebar ke berbagai pasar di Jabodetabek mulai awal September 2016. Pedagang daging sapi di Pasar Cipete mengaku belum ada pasokan daging kerbau yang telah diimpor Bulog dari India.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Cipete bernama Anto mengaku kurang berminat untuk menjual daging kerbau. Menurutnya, agak sulit untuk menjual daging kerbau import ke masyarakat, karena menjual kerbau lokal saja sangat sulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anto, daging kerbau memiliki tekstur dan serat yang lebih keras dibandingkan dengan tekstur daging sapi sehingga kurang menarik minat beli masyarakat.
"Daging kerbau itu tekstur sama seratnya itu keras, beda sama daging sapi yang enggak keras, itu yang bikin daging kerbau jarang diminati sama masyarakat," tutur Anto.
Hal senada disampaikan juga oleh pedagang daging sapi lainnya bernama Ahmad, ia mengaku dulu pernah menjual daging kerbau terapi kurang diminati oleh masyarakat.
"Dulu saya pernah menjual daging kerbau, tapi sepi pembelinya karena masyarakat lebih menyukai daging sapi daripada daging kerbau," ujar Ahmad. (ang/ang)











































