Rapat Bahas PMN, Anggota DPR Singgung Bangkrutnya Merpati

Rapat Bahas PMN, Anggota DPR Singgung Bangkrutnya Merpati

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 06 Sep 2016 15:29 WIB
Rapat Bahas PMN, Anggota DPR Singgung Bangkrutnya Merpati
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Komisi XI DPR RI hari ini menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan yang mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Salah satu anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Mohammad Hatta meyinggung PMN yang diberikan kepada BUMN penerbangan Merpati yang saat ini sudah pailit. Saat itu, Merpati sempat beberapa kali meminta suntikan modal ke Kementerian BUMN yang pada akhirnya berujung pada tamatnya perjalanan Merpati.

"Merpati itu kita tahu kasih berapapun pasti habis. Mau Rp 1 triliun abis, Rp 2 triliun abis. Saya bingung dari sebuah perusahaan itu bisa menjadi seperti ini. Akhirnya kita bilang harus diamputasi (dipailitkan). Komisi XI difitnah macam-macam padahal kita ingin perusahaan bagus," kata Hatta saat RDP di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada waktu itu, Merpati mendapatkan suntikan modal dari APBN sebesar Rp 564 miliar yang digunakan untuk membayar utang perseroan juga menambal biaya operasional yang sempat defisit.

"Rp 564 miliar diminta Merpati kita kasih pasti abis. Dia bayar utang fuel-nya di Pertamina dan sebagainya. Kasusnya terlalu banyak, sparepart disewakan tapi uangnya nggak tahu ke mana," jelas Hatta.

"BUMN ini sebuah perusahaan yang nyata seharusnya berkembang," tambah Hatta. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads