Rapat yang seharusnya dimulai pukul 10.00 ini molor dan baru bisa dimulai pada pukul 11.00 WIB.
"Rapat terkait penggunaan anggaran untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 10,79 triliun untuk tahun 2017," kata Ketua Komisi IV DPR, Edhy Prabowo saat membuka rapat di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rapat juga membahas isu-isu seperti impor garam yang baru-baru ini masuk ke Cirebon sebanyak 35.000 ton. Padahal ini melanggar UU Nomor 7 Tahun tentang Perlindungan Nelayan dan Petani Garam," jelas Edhy.
Dia melanjutkan, isu lainnya terkait kelautan dan perikanan lainnya yakni isu perompakan yang kembali marak akhir-akhir ini.
"Maraknya pengaduan perompakan mulai ada di mana-mana. Seperti yang terjadi di Bangka, Cirebon, Subang dan Karawang yang meresahkan keselamatan jiwa nelayan yang melaut," ujar politisi dari Partai Gerindra ini.
Namun baru saja rapat dimulai, salah satu anggota DPR, Sudin, melontarkan protes terkait bahan rapat yang baru diterima anggota Komisi IV sejam sebelumnya.
"Saya ini apa kita yang membiarkan, atau memang kerja Setjen KKP yang nggak beres. Ini soal anggaran, besar nilainya, masa bahan rapat baru kita dapat sejam lalu," ujar Sudin asal Partai PDI-P.
Ketua sidang pun meminta Susi agar masalah bahan tak kembali terulang. "Saya terima kasih diingatkan Pak Sudin. Mohon Bu Susi bisa perhatikan hal itu. Rapat saya lanjutkan," kata Edhy. (ang/ang)











































