Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti mengungkapkan, untuk pagu anggaran subsidi tahun 2017 pihaknya mengajukan sebesar Rp 22,29 triliun, turun dari tahun 2016 yang subsidi beras ditetapkan sebesar Rp 24,50 triliun.
"Bahwa pagu indikatif subsidi pangan dan CBP (cadangan beras pemerintah) tahun anggaran 2017 mengalami pengurangan dari tahun 2015 sebesar Rp 2,21 triliun," kata Djarot di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengungkapkan, terjadi penurunan jumlah RTS (rumah tangga sasaran) sebesar 1.198.685 dari tahun 2015, menjadi sebesar 14.332.212 RTS di 2017 lantaran sebagian RTS dialihkan ke program voucher pangan.
"Apabila menggunakan asumsi alokasi 15 kg/RTS/bulan dan diberikan sebanyak 12 kali serta harga tebus tetap Rp 1.600/kg, maka diperkirakan RTS 2017 akan menjadi 14.322.212 atau berkurang 1.198.685 dari tahun 2015. Pengurangan tersebut salah satunya karena dialihkan ke program voucher pangan," ujar Djarot. (dna/dna)











































