Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Herry Trisaputra Zuna mengatakan, terealisasinya proyek ini punya arti penting bagi masyarakat yang ada di sekitar jalan tol.
"Waktu tempuh lewat jalan tol ini bisa dihemat hanya 2 jam," kata dia kepada detikFinance, Rabu (7/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, waktu tempuh bisa dipangkas cukup signifikan.
Selain waktu tempuh yang relatif singkat, keberadaan jalan tol ini punya arti penting terkait konektivitas antar kota di pulau Jawa.
"Nanti ini akan tersambung dengan jalan tol Trans Jawa. Jadi nanti bisa dari Merak-Banyuwangi tersambung jalan tol," kata Herry.
Jalan tol ini diharapkan dapat mendorong kelancaran arus barang dan manusia dari dan ke Banyuwangi, mengingat kawasan ini merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas pemerintah pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi). (dna/drk)











































