Masih Kaji Fiskal, Pemerintah Tunda Tender 44 blok Migas
Selasa, 29 Mar 2005 16:29 WIB
Jakarta -
Pemerintah memutuskan untuk menunda pembukaan tender 44 blok migas yang rencananya akan dilaksanakan pada April hingga Mei karena masih melakukan kajian fiskalnya.Hal tersebut diutarakan Dirjen Migas Iin Arifin Takhyan kepada wartawan di Kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (29/3/2005). Namun demikian Iin tidak merinci apa saja kajian fiskal yang dimaksud tersebut. Blok migas sebanyak 44 yang ditawarkan itu terdiri dari 10 blok migas baru, 10 blok migas dengan sistem direct over dan 24 blok migas yang merupakan sisa yang tidak laku ditawarkan pada tahun lalu. Iin menjelaskan, pada tahun ini, total blok migas yang ditawarkan ada 65 blok. Sehingga sisa 21 blok migas lainnya akan ditenderkan terpisah yaitu pada bulan Oktober. "Kita pisah karena kita mau melihat investor dulu. Jadi ketika ditender pada Mei tidak bagus, tender berikutnya akan dengan sistem split (atau bagi hasil)," ujarnya.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































