Mentan: Banyak yang Antre Beli Daging Kerbau

Mentan: Banyak yang Antre Beli Daging Kerbau

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 12 Sep 2016 12:05 WIB
Mentan: Banyak yang Antre Beli Daging Kerbau
Foto: detikFinance/Perum Bulog
Jakarta - Bulog secara bertahap melakukan impor daging kerbau asal India ke Indonesia sebanyak 9.500 ton, sejak awal September lalu. Masuknya daging kerbau asal India diharapkan mampu menekan harga daging sapi, yang masih bertahan Rp 120.000 per kilogram (kg).

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menyebutkan masyarakat sudah ramai membeli daging kerbau asal India. Namun hanya saja masih diperlukan sedikit waktu agar masyarakat mulai terbiasa mengonsumsinya.

Meski sebagian pedagang menyatakan enggan menjual daging kerbau, karena sepi peminat. Harga daging kerbau ini murah, yaitu Rp 65.000/kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak, banyak antre itu. Kan baru saja diimpor," jelas Amran setelah salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2016).

Dirinya menambahkan, yang terpenting saat ini adalah target pemerintah melakukan swasembada protein dalam 9 tahun ke depan. Sumber protein seperti daging ayam dan kambing sudah diekspor ke berbagai negara. Langkah ini tentu akan diteruskan dengan sumber protein lainnya seperti daging sapi.

"Sekarang ini jangan kita persoalkan daging, daging, daging. Sekarang swasembada protein, ayam sudah kita ekspor, kambing kita juga ekspor, ikan kita melimpah," jelas Amran.

"Jangan digiring saudara-saudara kita daging sapi, daging sapi. Ada daging ayam, daging ikan. Daging ikan itu sehat," tambahnya.

Kebutuhan akan protein juga tidkhanya berasal daridaging sapi saja. Masih banyak sumber protein lainnya di daging ayam hingga daging kambing yang harganya lebih terjangkau.

"Masa masyarakat nggak mengerti daging ayam, masyarakat nggak mengerti daging kambing," tutup Amran. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads