Ekspor RI Naik, Neraca Perdagangan Agustus Surplus US$ 293,6 Juta

Ekspor RI Naik, Neraca Perdagangan Agustus Surplus US$ 293,6 Juta

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 15 Sep 2016 11:43 WIB
Ekspor RI Naik, Neraca Perdagangan Agustus Surplus US$ 293,6 Juta
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2016 tercatat surplus US$ 293,6 juta. Angka ekspor mencapai US$ 12,63 miliar, sementara impor US$ 12,34 miliar.

"Mudah-mudahan ini ekspor terus mengalami peningkatan," ungkap Sasmito Hadi Wibowo, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Angka ekspor US$ 12,63 miliar ini tercatat naik 32,54% dibandingkan bulan sebelumnya. Ditopang oleh ekspor migas US$ 1,13 miliar atau naik 12,95%, dan non migas US$ 11,5 miliar atau naik 34,84%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibandingkan dengan Agustus 2015, nilai ekspor ini turun tipis 0,74% dari US$ 12,73 miliar.

"Dibandingkan Juli kenaikan 32,54% cukup drastis," kata Sasmito.

Secara akumulasi Januari-Agustus 2016, angka ekspor tercatat US$ 91,73 miliar, atau turun 10,61% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus untuk non migas adalah Us$ 83,11 miliar atau turun 7,32%.

Porsi terbesar ekspor adalah lemak dan minyak hewan nabati US$ 10,57 miliarm dan Bahan Bakar Mineral US$ 8,81 miliar.

Berikut pangsa pasar ekspor Indonesia:
  • Amerika Serikat US$ 10,23 miliar
  • Jepang US$ 8,42 miliar
  • China US$ 8,36 miliar
  • ASEAN US$ 18,20 miliar
  • Uni Eropa US$ 9,21 miliar
Untuk impor di Agustus 2016 tercatat US$ 12,34 miliar, atau naik 36,84% dibandingkan dengan Juli 2016. Terdiri dari migas sebesar US$ 1,76 miliar atau naik 16,55,% dan non migas US$ 10,58 miliar atau naik 40,90%.

Dibandingkan dengan Agustus 2015, maka impor turun 0,49% dari US$ 12,40 miliar.

Total impor sepanjang tahun adalah US$ 87,35 miliar, atau turun 9,42% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk non migas adalah US$ 75,39 miliar atau turun 4,49 yoy.

Porsi terbesar impor adalah mesin dan peralatan mekanik US$ 13,57 miliar dan mesin dan peralatan listrik US$ 9,69 miliar.

Berikut daftar negara asal barang impor Indonesia:
  • China US$ 19,45 miliar
  • Jepang US$ 8,42 miliar
  • Thailand US$ 5,90 miliar
  • ASEAN US$ 16,46 miliar
  • Uni Eropa US$ 6,99 miliar.
(mkl/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads