Terkait hal ini, Luhut meminta semua pihak tidak 'mengadu domba' dirinya dengan Susi. Sebab, dia hanya berniat mencari solusi terbaik untuk semua pihak, bukan memaksa Susi merombak aturan.
"Jangan adu-adu saya sama Bu Susi. Saya mendengar (aspirasi) saja mereka (asosiasi pengusaha dan nelayan). Katanya saya dipengaruhi? Siapa yang bisa pengaruhi saya?" ujar Luhut saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cantrang itu kan sudah dilarang dari zaman Pak Harto. Ini benernya gimana sih, kita lihat," ujarnya.
Luhut pun memuji kebijakan-kebijakan Susi yang memerangi illegal fishing. Tapi keluhan-keluhan dari para pelaku usaha dan nelayan juga perlu didengar, mungkin ada yang perlu dikoreksi.
"Bu Susi itu sudah bagus. Tapi ini kita cari kenapa banyak keluhan," tutupnya. (dna/dna)











































