Sri Mulyani: Bansos Biang Keladi SPJ Jadi Rumit

Sri Mulyani: Bansos Biang Keladi SPJ Jadi Rumit

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2016 13:28 WIB
Sri Mulyani: Bansos Biang Keladi SPJ Jadi Rumit
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menilai biang keladi dari kerumitan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) adalah belanja bantuan sosial (bansos). Ada skema yang harus disederhanakan ke depannya.

"Ini terutama nanti belanja bansos yang nampaknya menjadi biang keladi SPJ yang kami anggap complicated. Saya akan melihat bansos agar pelaksanaannya bisa disederhanakan tanpa mengurangi akuntabilitas," kata Sri Mulyani, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Persoalan ini, kata Sri Mulyani, juga sudah pernah menjadi sorotan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pernah mendapatkan feedback juga dari BPK dan KPK mengenai alokasi terutama yang dulu disebut bantuan subsidi, kemudian harus diubah, dan ini menyebabkan data komplikasi laporan keuangan," terangnya.

Sri Mulyani mengakui dengan pengurusan SPJ seperti sekarang memang menghabiskan banyak waktu bagi para birokrat. Sehingga banyak tugas penting tidak bisa dijalankan seperti yang diharapkan.

"Banyak aparat kita yang melakukan pekerjaan di lapangan dengan adanya kebutuhan untuk melakukan pertanggungjawaban untuk melaporkan SPJ," ujarnya.

Saat Sri Mulyani baru menjabat sebagai Menteri Keuangan, memang hal ini menjadi yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Sri Mulyani mengaku ditelepon langsung oleh Jokowi untuk mencari penyelesaian.

"Saya ditelepon untuk mencari penyelesaian ini," tegas Sri Mulyani. (mkl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads