Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin, Benny Soetrisno, mengatakan jenis bahan pangan yang mengalami lonjakan harga tersebut justru merupakan komoditas yang diurusi pemerintah, bahkan dilakukan proteksi dalam tata niaganya dengan sejumlah regulasi.
"Bahan makanan yang tidak ada campur tangannya pemerintah, malah bagus sekali inflasinya, tidak tinggi. Contoh saja yang diurus swasta kayak tepung terigu dan minyak goreng, malah inflasinya bagus," kata Benny, dalam diskusi Paket Kebijakan Ekonomi dan Reindustrialisasi di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (23/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daging sapi, beras, gula hampir selalu sumbang inflasi tinggi, inflasinya bisa di atas 10%. Padahal itu yang diurusi pemerintah," jelas Benny.
Dalam urusan pangan pula, pemerintah pun memiliki BUMN yang jadu kepanjangan tangan, yakni Perum Bulog. Namun tetap saja masalah lonjakan harga belum juga terselesaikan.
"Kalau swasta jalan sendiri saja, harganya stabil. Kalau pangan ada campur tangan pemerintah malah tidak stabil. Malahan ada Bulog yang khusus mengurusi itu, tapi tetap saja kan?" tutupnya. (wdl/wdl)











































