"Saya tidak bisa katakan angkanya namun ada tren untuk perbaikan. Karena ada banyak faktor karena tadi baru dari sisi konsumsi. Tren terus membaik dan kita melihat dari sisi sektoral," jelas Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Yoga Affandi di Kantor Perwakilan BI Semarang, Sabtu (24/9/2016).
Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mengindikasikan terjadinya perbaikan ekonomi di Indonesia. Banjirnya dana asing yang masuk ke Indonesia hingga saat ini mencapai Rp 151 triliun juga diperkirakan dapat membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga ingin nilai tukar kita kompetitif. Kita lihat daya saing, kami pertimbangkan banyak faktor, tidak serta merta banjirnya likuiditas langsung kelihatan. Karena bisa saja dampak baru terasa tahun depan," katanya. (ang/ang)










































