150 Mahasiswa Datang ke Kantor Amran Bahas Soal Irigasi Hingga Distribusi Pupuk

150 Mahasiswa Datang ke Kantor Amran Bahas Soal Irigasi Hingga Distribusi Pupuk

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 26 Sep 2016 17:44 WIB
150 Mahasiswa Datang ke Kantor Amran Bahas Soal Irigasi Hingga Distribusi Pupuk
Foto: Dokumentasi Kementerian Pertanian
Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima Senat Mahasiswa Indonesia yang diwakili oleh FKMPI (Forum Komunikasi Mahasiswa Pertanian Indonesia) yang mewakili seluruh Mahasiswa Indonesia sebanyak 150 mahasiswa.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa yang diwakili oleh Graha Abadi menyampaikan agitasi berbagai macam program Kementerian Pertanian yang berkenaan dengan kesejahteraan petani di pedesaan.

Program yang disampaikan antara lain Rehabilitasi jaringan irigasi, Nasib Penyuluh pertanian lapangan, Alih fungsi lahan pertanian, Pendistribusian Pupuk dan Benih, Pendistribusian Alsintan, Peran kelembagaan petani dalam mewujudkan pertanian yang mandiri dan Permentan Nomor 03 tahun 2015 tentang Pedoman Umum Pendampingan UPSUS Pajale.

Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan temuan mereka terkait Alsintan yang kurang produktif di lapangan.


Semula mahasiswa ingin menyampaikan hal tersebut di atas melalui aksi demo, namun Amran mempersilakan mahasiswa masuk ke kementerian pertanian untuk menyampaikan semua aspirasinya dengan cara santun dan dalam rangka membangun kepeduliannya terhadap pembangunan Pertanian.

"Sampaikanlah semua, mumpung saya ada waktu, saya sempatkan pertemuan ini," ujar Amran di Jakarta, Senin (26/9/2016).

Lebih jauh Amran menjelaskan, jaringan irigasi telah dibangun dan direhabilitasi 3 juta hektar dalam kurun waktu 2 tahun, selanjutnya Amran menjelaskan bahwa penyuluh pertanian telah diupayakan dan diangkat sebanyak 7500 ppl dalam waktu dekat, selain itu alih fungsi lahan telah dikendalikan melalui berbagai macam peraturan dan perundang - undangan, sementara untuk distribusi pupuk tidak ada masalah setelah beberapa oknum yang menghambat distribusi pupuk ditangkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk benih, Kementan menyalurkan benih gratis 4 juta ha, tahun 2015 sebanyak 60.000 alsintan dan sudah didistribusikan dan tahun 2016 sebanyak 100.000 telah didistribusikan.

Amran meminta mahasiswa sebagai Agen Kontrol untuk terus berperan aktif mengawasi jalannya distribusi benih, pupuk dan sarana produksi pertanian.

"Apabila ada penyimpangan bisa dilaporkan kepada Kementan untuk ditindak tegas," tegas Amran. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads