Meski publik sudah mengetahui dirinya maju dalam bursa Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, namun Sandi menolak jika partisipasinya dalam tax amnesty ini dianggap kampanye.
"Tidak ada. Ini murni mengikuti program pengampunan," ujar Sandi di Kanwil DJP WP Besar Sudirman, Jakarta, Rabu (28/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengajak juga para Cagub dan Cawagub di DKI, untuk mendukung program ini. Pak Basuki dan yang lain-lain," kata Sandi.
"Ini program pemerintah yang patut kita dukung untuk memperkuat ekonomi Indonesia, untuk memperkuat dunia usaha nantinya. Juga penciptaan lapangan kerja," lanjut Sandi.
Selain itu, Sandi juga mengimbau semua politisi yang juga pengusaha memanfaatkan tax amnesty yang bergulir hingga 31 Maret 2017 nanti.
"Saya mengajak bukan hanya pengusaha, tapi juga politisi-politisi yang berbasis pengusaha maupun juga yang bukan berbasis pengusaha untuk mengikuti program ini," kata Sandi.
Dia menambahkan, melalui tax amnesty ini maka akan menciptakan kondisi ekonomi yang kuat serta basis data pajak yang akurat. Bukan itu saja, tax amnesty juga dimanfaatkan untuk menarik investasi dan penciptaan lapangan kerja. (hns/wdl)











































