"Peringkat Indonesia jatuh 4 level karena disalip oleh beberapa negara. Meski sudah banyak perbaikan di iklim bisnisnya, namun performa Indonesia masih belum maksimal," kata penjelasan WEF di situs resminya, Kamis (29/9/2016).
Tiga posisi paling puncak ditempati oleh Swiss, Singapura, dan Amerika Serikat (AS). Indonesia juga masih kalah dari beberapa negara Asia lainnya, seperti Malaysia (25), Korea Selatan (26), China (28), Jepang (8), dan Thailand (34).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan Indeks Daya Saing WEF 2016-2017 ini memeringkat ekonomi di 138 negara, memberikan sudut pandang yang lebih mendalam terhadap produktivitas dan kemakmuran masing-masing negara.
Pada laporan kali ini, keterbukaan di masing-masing negara makin menyusut sehingga mengancam pertumbuhan dan kemakmuran.
"Keterbukaan yang semakin berkurang di ekonomi global ini bisa mengganggu kompetisi dan membuat pertumbuhan ekonomi negara semakin sulit," kata Klaus Schwab, Pendiri dan Komisaris World Economic Forum. (ang/dnl)











































