Atasi Krisis BBM, Pertamina Pasok BBM ke Nias Via Sibolga
Kamis, 31 Mar 2005 18:23 WIB
Jakarta -
Akibat gempa bumi berkekuatan 8,7 skala richter yang melanda Nias, Sumatera Utara menyebabkan Depot Gunung Sitoli rusak parah. Akibatnya, pasokan BBM di Nias terhambat. Pertamina pun akan mengamankan pasokan BBM ke Pulau Nias melalui Depot Sibolga. Demikian diungkapkan Humas Pertamina dalam siaran persnya yang diterima detikcom di Jakarta, Kamis (31/3/2005).Untuk mencapai Gunung Sitoli digunakan kapal penyeberangan dari Sibolga yang memakan waktu tempuh hingga 7 jam. Kendala utama yang saat ini terjadi adalah rusak dan tenggelamnya dermaga Pertamina di Gunung Sitoli serta jumlah kapal penyeberangan yang hanya 1 buah serta keterbatasan muatan kapal.Harun menyatakan, kerusakan yang terjadi pada fasilitas-fasilitas Depot Gunung Sitoli diantaranya, fasilitas dermaga seperti Jetty Head, Breasthing Dolphin, Mooring Post dan shelter yang seluruhnya tenggelam, fasilitas pipa discharge di atas trestle jatuh ke laut, pipa discharge produk minyak solar putus. Dari empat buah tanki timbun yang terdapat di Depot Gunung Sitoli tangki minyak tanah miring dan amblas kurang lebih 0,5 meter ke dalam tanah dan tanki premium miring dengan pondasi tangki yang pecah-pecah. Sementara 1 tanki minyak solar dan 1 tanki lainnya yang sedang menjalani proses tank cleaning terlihat dalam kondisi baik. Pada kondisi normal, kapasitas tampung Depot Gunung Sitoli mencapai 4.761 KL. Posisi stok BBMdi Depot Gunung Sitoli hingga saat ini berada pada level maksimum. "Namun karena fasilitas filling shed dan pompa produk tidak dapat dioperasikan maka bahan bakar yang berada dalam tanki timbun belum dapat didistribusikan," ungkapnya.Kondisi lembaga penyalur yang beroperasi di Kabupaten Nias yakni 1 buah SPBU 3 buah APMS dan 4 buah agen minyak tanah sendiri belum dapat diketahui. Kondisi Depot Sibolga pasca peristiwa gempa hingga saat ini dinyatakan aman dan dapat beroperasi. Posisi stok bahan bakar minyak pada Depot Sibolga hingga saat ini berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah tersebut termasuk untuk memenuhi pasokan BBM ke Kabupaten Nias.Langkah antisipatif yang ditempuh Pertamina untuk memenuhi pasokan BBM ke Kias saat ini ditempuh melalui pengiriman melalui Depot Sibolga dengan menggunakan drum yang diangkut oleh kapal kayu. Pengangkutan dengan 3 mobil tanki masing-masing berkapasitas 12 KL baru dapat dilakukan pada Rabu (30/3/2005) malam dengan menggunakan kapal ferry. Saat ini Pertamina tengah mengirimkan tim pemantau kondisi pasca bencana untuk mengidentifikasi kondisi fisik dan non fisik di lapangan serta berupaya segera melakukan perbaikan guna mengaktifkan kembali stok yang ada di Depot Gunung Sitoli.
(mar/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































