4 Menteri Jokowi Panen Anak Sapi Di Lamongan

4 Menteri Jokowi Panen Anak Sapi Di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikFinance
Sabtu, 08 Okt 2016 16:55 WIB
4 Menteri Jokowi Panen Anak Sapi Di Lamongan
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan -
Lamongan menjadi tuan rumah event nasional Panen Pedet (anakan sapi) 2016 dan Pencanangan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Acara yang digelar di kawasan Waduk Gondang ini dihadiri 4 menteri Kabinet Kerja. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Jatim, Soekarwo dan Bupati Lamongan, Fadeli.

Para menteri yang hadir yaitu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Eko Putro Sanjoyo.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi dan Asisiten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Komarudin Simanjutak bersama kepala daerah se-Jawa Timur juga hadir dalam acara ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara ini dipanen 5000 ekor pedet se-Jawa Timur dimana 2000 pedet tersebut adalah pedet dari peternak Lamongan. Selain itu akan dilansungkan juga acara Pencanangan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Gubernur Jatim, Soekarwo dalam sambutannya mengatakan, Jatim siap untuk menjadi propinsi yang berswasembada sapi. Selain itu, Soekarwo juga berharap agar Pemerintah semakin memberi keringanan dan kemudahan kepada para peternak dalam menunggu masa merawat ternaknya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di hadapan peternak sebelum temu wicara panen pedet dengan peternak mengatakan, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1 T untuk inseminasi buatan bagi para peternak. Sementara, menteri perdagangan berjanji akan memberikan yang terbaik untuk peternak dan petani.

Sementara, Menteri Koperasi dan UKM menyatakan hadirnya 4 menteri secara bersamaan di Lamongan ini menunjukkan kerjasama antar menteri dalam melahirkan kebijakan yang berpihak kepada peternak.

"Kami juga sedang menyiapkan regulasi untuk peternak susu sapi bersama-sama dengan menteri-menteri terkait," ujar Puspayoga, Sabtu (8/10/2016).


(mkl/mkl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads