"Untuk penurunan (sampai ke) Rp 80.000-90.000/kg saya kira tidak mudah," ungkapnya, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Pemerintah, kata Enggar, telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya dengan memasok daging kerbau yang harga jualnya Rp 65.000/kg. Hal tersebut mendorong penurunan harga daging beku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk daging segar, para pengusaha belum dapat menurunkan harga karena stok yang tersedia belum habis. Menurut Enggar, pengusaha tidak mau rugi dengan menurunkan harga.
"Ini yang kita harus disikapi tetapi penurunan itu tidak bisa drastis, karena ada stok lama yang harus dijual tak boleh rugi," ujarnya. (mkl/wdl)










































